Thursday, March 20, 2014

Boss BlackBerry berkomentar tentang perusahaanya

Kepala Eksekutif BlackBerry, John Chen, menanggapi nilai akuisisi WhatsApp oleh Facebook, yang mengagetkan jagad teknologi. Nilai akuisisi WhatsApp mencapai US$ 19 miliar, setara Rp 220,9 triliun.
Chen melihat nilai akuisisi itu sangat menggiurkan. Dia bahkan berkomentar , jika BlackBerry Messenger ditawar dengan harga yang sama, Chen tak ragu untuk melepasnya. 
"Jika seseorang datang kepada saya dengan tawaran US$19 miliar, saya pasti akan menjual BBM. Saya akan merekomendasikan dewan perusahaan untuk mengambilnya, tapi itu tergantung pembelian," ujar Chen di Barcelona, dalam wawancara Televisi CNBC yang dilansir Financial Post, Rabu 26 Febuari 2014.  

Pembeli tentu melihat nilai strategis BBM sebagai layanan pesan instan, yang jadi salah satu divisi BlackBerry. Namun, berdasarkan pertumbuhan pengguna, BBM masih tertinggal dari WhastApp.

Sejak membuka dan menawarkan akses BBM ke perangkat iPhone, ponsel berbasis Android dan Windows Phone, pengguna BBM kini naik jadi lebih dari 80 juta secara global. Namun, pengguna WhatsApp lebih banyak lagi, menembus 450 juta. 

Chen menyadari hal itu, termasuk keterkaitan bisnis messaging (pengiriman pesan) dengan solusi  perusahaan.

"Dan saya pikir hal yang tepat untuk dilakukan yaitu hanya berekspansi dan membuat messaging sebesar mungkin dan kemudian mencemaskan soal valuasi," kata Chen.  

Chen datang ke arena Mobile Wolrd Congress (MWC) 2014 untuk memperkenalkan produk BlackBerry Z3 atau dikenal dengan BlackBerry Jakarta dan BlackBerry Q20.

No comments:

Blogger news